Bener Meriah Komit Rencanakan Transfer Anggaran Berbasis Ekologi

Pertemuan Plt Bupati Bener Meriah dengan GeRAK Aceh | Foto: Ist

KBA.ONE, Bener Meriah РPelaksana Tugas (Plt) Bupati Bener Meriah Syarkawi berkomitmen menjaga lingkungan, termasuk bakal mempertimbangkan lahirnya kebijakan Transfer Anggaran Kabupaten (TAKE) berbasis ekologi.

Hal itu disampaikan Syarkawi saat bertemu dengan Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh mengenai konsep TAKE berbasis lingkungan di ruang kerjanya, pada 17 Januari kemarin.

“Bupati Bener Meriah menyatakan kalau pihaknya komit menjaga lingkungan, termasuk dengan cara adanya skema TAkE ini,” kata Fernan Kadiv Kebijakan Publik dan Anggaran GeRAK Aceh, Jumat,18 Januari 2019.

Dalam pertemuan dengan Syarkawi, Fernan menjelaskan bahwa skema TAKE ini perlu dilakukan untuk menjaga hutan dan lingkungan Aceh. Cara ini menjadi salah satu langkah baik yang harus dilakukan pemerintahan.

Kemudian, Ekologi Fiscal Transfer (EFT) itu dapat dilaksanakan pada beberapa level pemerintahan mulai dari Pemerintah Pusat ke Provinsi, Pemerintah Provinsi ke Kabupaten/kota, dan hingga ke pemerintahan Gampong.

“Jika kebijakan EFT berbasis lingkungan dikeluarkan, maka akan lebih mudah pemerintah menjaga hutan, untuk itu diharapkan skema tersebut diterapkan sesegera mungkin,” tuturnya.

Plt Bupati Bener Meriah, Syarkawi menuturkan pihaknya bakal menyiapkan landasan kebijakan yang berbasis lingkungan, kemudian mereka juga akan melihat peraturan yang sudah berjalan di Kabupaten Pidie sebagai pedoman awal menerapkan skema tersebut.

“Kita akan menyiapkan landasan tersebut sebagai bahan awal memulai skema seperti ini dalam menjaga lingkungan,” katanya.

Syarkawi mengatakan selama ini Pemerintah Bener Meriah sudah melakukan berbagai hal dalam menjaga lingkungan, seperti adanya perhutanan sosial, hutan adat, pembuatan taman di desa-desa hingga penerapan pengelolaan sampah.

“Beberapa langkah sudah kita mulai, tetapi bila mana masih ada yang bisa kita benahi akan kita benah,” ungkap Syarkawi dalam pertemuan bersama GeRAK Aceh.

Sementara itu, hal senada juga diutarakan tenaga ahli Plt Bupati Bener Meriah, Fakhruddin. Ia menegaskan kalau Syarkawi memang memiliki komitmen tinggi dalam menjaga hutan dan lingkungan, bahkan tak hanya hari ini, melainkan sudah sejak awal memimpin Bener Meriah.

“Pak Bupati memang komitmen dalam hal menjaga lingkungan, itu sudah sejak awal beliau memimpin,” tegasnya.

Ke depannya, lanjut Fakhrudin, jika memang skema EFT dilaksanakan, sejauh ini daerah memang tidak memiliki anggaran yang cukup karena itu perlu juga adanya bantuan dari berbagai sumber lainnya.

“Anggaran kita mungkin tidak cukup, apalagi desa di daerah kita juga luas,” pungkasnya.

Sumber : KBA ONE